0 Komentar
Selengkapnya

Link Download Power Point


Makalah Psikologi Agama (Tantangan Moral Era Global)

Makalah Psikologi Agama (Tantangan Moral Era Global)

BAB I
PENDAHULUAN

Kesadaran moral merupakan faktor penting untuk melakukan susial, lagi pula tindakannya akan sesuai dengan norma yang berlaku. Kesadaran moral didasarkan atas nilai-nilai yang benar-benar esensial, fundamental. Prilaku manusia yang berdasarkan atas kesadaran moral, prilakunya akan selalu akan direalisasikan sebagaimana yang seharusnya, kapan saja dan dimana saja.

Sekalipun tidak ada orang yang melihatnya, tindakan yang bermoral akan selalu dilakukan. Sebab tindakannya berdasarkan atas kesadaran, bukan berdasarkan pada suatu kekuasaan apapun dan juga bukan karena paksaan, tetapi berdasarkan “kekuasaan” kesadaran moral itu sendiri.

Era globalisasi umumnya digambarkan sebagai kehidupan masyarakat yang menyatu dengan moral. Oleh karena itu manusia mempunyai tantangan untuk mempertahankan moralitas yang melekat pada dirinya dizaman era globalisasi ini.

BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN MORAL ERA GLOBAL

Era globalisasi yang ditopang oleh kemajuan dan kecanggihan teknologi menjadikan manusia seakan hidup dalam satu kota, kota dunia. Batas Negara sudah tidak menjadi penghalang bagi manusia untuk saling berhubungan. 

B.     UNSUR KESADARAN MORAL

1. Von Magnis, menyebut 3 unsur kesadaran moral.
a. Perasaan wajib 
b. Rasional
c. Kebebasan

2. Poedjawijatna, berpendapat kata hati (istilah lain bagi kesadaran moral) bertindak sebagai berikut:
a. Index atau petunjuk
b. Iudex atau Hakim
c. Vindex atau Penghukum

3. Menurut Prof. Notonagoro
a. Sebelum
b. Sesudah

4. Vernon J. Bourke, 1953: 129

C.    PROBLEMATIKA MORAL

Secara fenomena, kebudayaan dalam era globalisasi mengarah kepada nilai-nilai sekuler yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan moral keagamaan, khususnya dikalangan generasi muda. Meskipun dalam sisi-sisi tertentu kehidupan tradisi keagamaantampak meningkat dalam kesemarakannya, namun dalam kehidupan masyarakat global yang cenderung sekuler barangkali akan ada pengaruhnya terhadap pertumbuhan moral keagamaan para generasi muda.

D.    PERAN DAN TANTANGAN PSIKOLOGI AGAMA

Dalam pandangan psikologi agama, ajaran agama memuat norma-norma yang dijadikan pedoman oleh pemeluknya dalam bersikap dan bertingkah laku. Norma-norma tersebut mengacu kepada pencapaian nilai-nilai luhur yang mengacu kepada pembentukan kepribadian dan keserasian hubungan sosial dalam upaya memenuhi ketaatan kepada Dzat Yang Supernatural. Dengan demikian, sikap keagamaan merupakan kecenderungan untuk memenuhi tuntutan yang dimaksud. 

BAB III
PENUTUP

 Moralitas dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Namun, secara umum moralitas dapat dikatakan sebagai kapasitas untuk membedakan yang benar dan yang salah, bertindak atas perbedaan tersebut dan mendapatkan penghargaan diri ketika melakukan yang benar dan merasa bersalah atau malu ketika melanggar standar tersebut.

 Di Era Globalisasi banyak permasalahan karena adanya perbedaan perspektif ekstrim dalam hal moral, maka dituntut bagaimana peranan pendidikan nilai untuk mengatasi gejala-gejala permasalahan tersebut.

Sedangkan penanaman nilai-nilai moral sangat tepat dilakukan melalui keluarga, dan dimulai dari keluarga. Karena dalam keluarga tersebut, pembinaan sudah mulai terjadi sejak anak belum lahir, yaitu saat masih berbentuk janin dalam kandungan.


Lihat Makalah Lain :




Post a Comment

 
Top